Rombongan Sirkus Datangi Lahat

Sabtu itu rencananya saya dan gerombolan temen-temen kost ingin refreshing, sekedar berlibur menghilangkan kejenuhan bekerja selama seminggu ini. Kami sebenarnya sudah merencanakan untuk pergi mencari suasana segar ke kota Pagar Alam. Maklum kota tempat kami kerja tidak banyak hiburan, ya begitulah Lahat sebuah kabupaten di Sumatera Selatan. Pengennya sih menikmati suasana pegunungan. Tapi karena satu dan lain hal rencana pun gagal (red/ada temen yang lembur kerja :doublehammer). Ya sudah. 

Rencana gagal, namun refreshing harus tetap dijalankan, entah itu dalam bentuk apapun (hehe maksa). Kebetulan di Lahat sedang didatangi rombongan sirkus, itu pun kami tahu karena di sepanjang jalan banyak pengumuman. Sebenarnya kedatangan sirkus ini sudah menjadi perbincangan di kantor selama seminggu ini, tetapi ya hanya sebatas obrolan, tidak ada ketertarikan untuk melihatnya. Pikiranku waktu itu, paling sirkus yang datang cuma sirkus-sirkusan untuk menghibur anak kecil. Tapi dari pada tidak ada penyegaran otak ya sudahlah akhirnya malam itu kami memutuskan nonton sirkus juga. ^^

Setelah sampai ke TKP, ternyata yang ingin nonton banyak sekali dari anak kecil sampai orang tua berduyun-duyun ke tempat sirkus tersebut diadakan, orang sini biasa menyebut Lapangan MTQ. Tenda berukuran raksasa terlihat dari jauh sementara jalan masuk ke lapangan cukup padat dengan motor dan mobil yang hendak parkir, maklum jarang-jarang ada tontonan seperti ini di kota ini hehe.

Pertunjukannya dibagi menjadi beberapa jadwal dalam sehari, dalam sekali pertunjukan sekitar satu setengah jam (hehe lupa). Kami pun membeli tiket pada jadwal jam itu juga, meskipun melewatkan beberapa atraksi. Ternyata sirkus ini  berbeda dengan yang saya pikirkan sebelumnya, penyelenggaraannya memang terlihat sudah bagus dilihat dari tendanya, fasilitas AC, sistem antrian tiketnya dan juga perlengkapannya. Ditambah dengan embel-embel sirkus Rusia jadi terkesan lebih profesional. Ya setidaknya bukan sirkus-sirkusan ^^.
Ternyata gelaran sirkus ini dilaksanakan oleh Tim Sirkus Oriental yang berasal dari Taman Safari Indonesia, Cisarua Bogor, Jawa Barat. Acara ini diselenggarakan untuk memperingati HUT TNI AD ke 68 yang jatuh pada 5 Oktober. Sirkus ini sendiri diselanggarakan mulai 26 September sampai dengan 13 Oktober.

Melihat atraksi harimau melompat, gajah berjoget, holahop madam rusia, atraksi manusia bergelantungan dan juga badut lumayan membuat  hati dan pikiran segar kembali. Refreshing tidak harus ke tempat yang sejuk, dingin, jauh dan biaya mahal. Nikmati dan syukuri saja apa yang ada di sekitar kita, karena belum tentu apa yang ada di sekitar kita saat ini suatu saat ada lagi di sekitar kita [quote].

Malam di Hari Sumpah Pemuda



Beberapa jam lalu sebelum saya membuat tulisan ini, saya masih menghadap layar monitor, sama saat membuat tulisan ini. Namun yang berbeda adalah layar monitor beberapa saat yang lalu itu adalah monitor kantor. Dengan mata yang sudah letih dan terkantuk-kantuk, tetapi entah kenapa seolah ada dorongan untuk tetap bertahan. Pikiran yang sudah tidak fokus pun menjadi ujian dalam kondisi ini. Ibarat seorang pelaut yang menerjang samudera, rasa kantuk, letih dan capek adalah gelombang yang siap menyerang. Namun tetap berusaha bertahan kembali mengerjakan pekerjaan dengan mencoba fokus pada monitor, mencermati angka-angka dan menuangkan kata-kata. Orang-orang di sekelilingku pun telah menghilang satu per satu. Tapi biarlah, yang penting aku tetap mencoba fokus dengan monitorku. Melawan diri sendiri memang ternyata lebih susah, disaat kita ingin tetap melanjutkan pekerjaan, tetapi tubuh kita sudah berteriak mengantuk, letih dan capek.

Mungkin orang di sekitarku bertanya-tanya kenapa kamu memaksakan bekerja sampai larut. Mereka berkata  toh bosmu tidak peduli dengan apa yang kamu kerjakan, toh kamu tidak akan mendapat penghargaan atas apa yang kau lakukan, toh kamu tidak akan mendapat hal lebih dengan hanya mengerjakan hal seperti ini. Bahkan ada yang bilang kamu seperti ini biar mendapat simpati, atau menjadi anak kesayangan bos. Biarlah orang berkata apa, yang penting aku tetap fokus pada monitorku. Waktu semakiin larut dan tubuh ini sudah tidak kuat lagi membendung rasa letih. Aku ajak temanku yang sedari tadi menungguiku.

Sampai di rumah kontrakan aku pun bergegas membuang semua letihku dengan menyiram air ketubuhku, ya sedikit rileks memang. Kemudian ku ambil monitor untuk menulis tulisan ini, dan akupun teringat apa yang telah aku lakukan seharian ini. Aku pun mencoba mencari alasan atas apa yang telah aku kerjakan selama seharian ini sampai malam hari ini. Dan aku memilih alasan “tanggung jawab”, ya tanggung jawab atas apa yang aku kerjakan. Bukan demi simpati orang, bukan demi penghormatan atau penghargaan dan bukan demi uang. Semua ini karena alasan tanggung jawab semata. Dan ketika aku melirik ke kalender untuk merencanakan hari esok, ternyata hari ini adalah Hari Sumpah Pemuda yup tanggal 28 Oktober. Kemudian aku tambahkan lagi bahwa hari ini adalah alasan kenapa aku menjalani hariku ini. Ya seorang pemuda harus bertanggung jawab atas semua hal yang dia kerjakan.

Tips Sebelum Bermain Futsal

Sudah beberapa minggu ini tidak main futsal, padahal kaki sudah gatal untuk menendang bola. Biasanya kalau sudah kaya gini, pas tiba saatnya main pasti tampil kesetanan alias terlalu semangat. Haha. Tak jarang juga saking terlalu semangatnya bagian tubuh kita mengalami cidera. Nah kalau seperti ini repot juga kan, niatnya main futsal biar sehat tapi justru cidera yang didapat. Dan kejadian seperti ini mungkin sering kita alami, termasuk saya sendiri. Untuk itu saya coba membagi tips untuk menghindari cidera saat bermain futsal. Semoga bermanfaat.

1. Pemanasan
Semua olahraga pasti membutuhkan pemanasan terlebih dahulu. Untuk sekedar merenggangkan otot-otot sebelum bermain futsal. Tapi tips sederhana ini  terkadang sering dilupakan oleh teman-teman. Biasanya kalau sudah pegang bola, pengennya tendang-tendang saja atau langsung main. Padahal otot-otot belum sepenuhnya siap untuk melakukan aktifitas berat seperti main futsal. Apabila tidak melakukan pemanasan tentu saja rawan cidera seperti otot ketarik, kram atau keseleo. Dan ingat, menendang-nendang bola sebelum bermain bukan termasuk pemanasan (menurut saya). Dalam bermain futsal menurut saya ada beberapa bagian tubuh atau otot yang harus dipersiapkan sebelum bermain, sebagai berikut: 
  • Pergelangan Kaki, bagian tubuh yang satu ini sangat berperan dalam bermain futsal apalagi saat menendang, mendribel atau mengontrol bola. Bagian ini juga yang sering mengalami cidera saat bermain futsal. Sedikit pemanasan untuk pergelangan kaki mungkin akan sangat membantu mengurangi potensi cidera yang akan kita alami. Lakukan gerakan memutar-mutar pergelangan kaki dengan tumpuan ujung kaki, pastikan sampai anda rileks dan pergelangan tidak terasa kaku.
  • Betis, naik ke atas sedikit, bagian betis juga rawan cidera. Biasanya cideranya berupa kram/otot tertarik. Untuk pemanasannya cukup dengan melakukan lari-lari kecil sebelum bermain.
  • Lutut, bagian lutut juga harus mendapat porsi pemanasan yang cukup. Bagian ini sering terjadi benturan, apalagi lutut juga berfungsi untuk menopang tubuh kita saat bermain. Untuk pemanasannya bisa dengan berlari kecil namun lutut diangkat lebih tinggi (sejajar pinggul) atau squat jump kecil.
  • Otot Paha, selain itu bagian tubuh lain yang perlu mendapat pemanasan adalah otot paha. Otot paha merupakan pemberi kekuatan saat kita menendang bola. Mungkin kerja otot ini lebih keras dibanding otot-otot lain saat bermain bola. Untuk itu, jangan lupakan memberi porsi pemanasan yang cukup duntuk bagian ini. Pemanasan bisa dilakukan dengan melakukan perenggangan dibagian otot paha ini, misalnya mengangkang kemudian tubuh direndahkan sehingga bertumpu di lutut, badan dipalingkan ke kiri atau ke kanan sehingga terasa tarikan di paha. Atau bisa juga dengan mengangkat paha dan lutut sampai menempel perut, kemudian tarik lutut ke samping sehingga terasa tarikan di paha. Kombinasi lainnya terserah anda, yang intinya berfokus pada perenggangan otot paha.
  • Leher, bagian yang satu ini mungkin akan sering kita gunakan untuk menyundul bola saat bermain. Jadi perlu pemanasan juga, cukup dengan mengeleng-gelengkan kepala ke kanan dan kiri, ke atas dan bawah dan ke samping kanan dan kiri.
2. Pakai atribut futsal lengkap
 Tidak ada salahnya menggunakan perlengkapan futsal lengkap saat bermain. Ini bukan hanya sekedar gaya-gayaan, tapi juga memberi proteksi kepada kita akan potensi cidera yang bisa kita alami. Atribut bermain futsal yang minimal harus dipakai adalah:
  • Sepatu futsal, tentu saja harus menggunakan sepatu biar tidak lecet-lecet saat bermain atau kapalan. Pemilihan sepatu juga harus disesuaikan dengan keaadaan lapangan. Jika lapangan terbiat dari runput sintetis, sebagai anjuran pakai sepatu yang memiliki sedikit tonjolan (pull) untuk memperkuat cengkraman. Tapi kalau bermain di lapangan vinyl/karpet plastik/semen (pokoknya selain rumput sintetis) menurut saya pakai sepatu yang alasnya terbuat dari karet mentah (biasanya berwarna coklat dan agak lentur) daya cengkramnya lumayan bagus, sehingga meminimalisir kita terjatuh/terpeleset.
  • Kaos Kaki, untuk melindungi kaki di dalam sepatu biar tidak lecet.
  • Deker/Pelindung Tulang kering, perlu untuk pelindung tulang kering kaki kita. Namanya bermain futsal pasti akan sering terjadi benturan dengan lawan-lawan kita. Deker sangat membantu mengurangi resiko benturan keras saat terjadi benturan agar tidak terjadi hal yang tidak kita inginkan.
  • Pelindung tumit, mungkin ini additional atribute saja untuk melindungi tumit kita saat bermain (karena beberapa orang sering memiliki cidera di bagian tumit). Namun sekarang banyak sepatu futsal modern sudah didesign untuk kenyamanan dan perlindungan tumit.
3. Ukuran Sepatu
Ini masih ada kaitannya dengan poin 2 di atas, pemilihan ukuran sepatu sangat menentukan peforma kita saat bermain. Sepatu yang kekecilan atau kebesaran sangat tidak baik untuk digunakan. Jika kekecilan maka akan berdampak pada aliran darah yang kurang ke kaki, sehingga saat setelah bermain kaki akan terasa mati rasa atau mungkin saja bisa terjadi kram otot. Bila kebesaran tentunya akan menganggu pergerakan saat bermain serta dapat mengakibatkan lecet-lecet. Pilihlah sepatu yang pas dengan ukuran kaki anda.

4. Balsem sebelum bermain
 Untuk beberapa orang, penggunaan balsem di bagian otot-otot yang rawan cidera (seperti betis dan otot paha) sering dilakukan untuk sekedar pemanas otot agar tidak kaku. Saya sendiri sih, sering melakukannya dan hasilnya juga lumayan, resiko cidera bisa berkurang. Tentunya juga dibarengi dengan pemanasan fisik juga.

5. Persiapkan Obat Cidera
Namanya cidera pasti bisa datang sekalipun kita sudah mempersiapkan fisik kita semaksimal mungkin untuk menghindarinya. Nah, tidak ada salahnya kit menyiapkan obat-obat pertolongan pertama saat cidera. Misalnya balsem otot, obat merah, spray otot, perban (haha untuk yang main tarkam) sekalian juga ambulance (just kidding).

Mungkin itu saja tips dari saya, untuk menghindari cidera semua tips di atas akan tidak berguan juga bila kita bermain dengan tidak sportif. So, enjoy the game and fair play.